Mama Lauren pernah meramal, "pada tahun 2012 nanti jumlah penduduk di
Indonesia tinggal 40%". Dia menjelaskan, pada tahun itu sebuah bencana
besar akan melanda Bumi secara Global, mungkin setiap negara nantinya
hanya akan menyisakan 30-40% kehidupan.
Ramalan serupa juga juga diutarakan oleh beberapa Biksu di Tibet. Mereka
mengatakan pada awal tahun 2012 merupakan tahun paling mendebarkan bagi
umat manusia, dimana banyak fenomena aneh yang terjadi. Namun pada
penutupnya, Biksu mengatakan Bumi akan terselamatkan oleh sebuah
kekuatan besar yang melindungi mereka secara kasat mata, sehingga
memungkinkan peradaban manusia tidaklah sepenuhnya musnah. Tapi dari
kesemua itu, ramalan bangsa Maya lah yang paling dipercaya dengan apa
yang akan terjadi pada tahun 2012.
Maya Calendar
Pada sistem penanggalan di dalam kalender bangsa Maya/Maya
Calendar yang paling akurat sampai sekarang yang pernah ada di
Bumi.(Perhitungan Maya Calendar dari 3113 SM sampai 2012 M)
Mereka menyatakan pada tahun 2012, tepatnya tanggal 22 Desember 2012,
merupakan "End of Times". Dalam kalender bangsa Maya, diramalka bahwa
pada periode 1992-2012 Bumi akan dimurnikan, selanjutnya peradaban
manusia sekarang ini akan berakhir dan mulai memasuki peradaban baru.
Dalam karya Arguelles, The Mayan Factor : path Beyong Technology
yang diterbitkan oleh Bear & Company pada 1973, disebutkan dalam
penanggalan Maya tercatat bahwa sistem Galaksi tata surya kita sedang
mengalami "The Great Cycle"(Siklus Besar) yang berjangka lima ribu dua
ratus tahun lebih, waktunya dari 3113 SM sampai 2012 M. Pada 22 Desember
2012 akan menjadi hari berakhirnya peradaban umat manusia kali ini,
dalam perhitungan kalendar Maya. Sesudah itu manusia akan memasuki
peradaban baru total yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan
peradaban sekarang.Pada hari itu, tepatnya musim dingin tiba, matahari
akan bergabung lagi dengan titik silang yang terbentuk akibat ekliptika
(jalan matahari) dengan ekuator secara total. Saat itulah, matahari
tepat berada di tengah-tengah sela sistem galaksi, atau dengan kata lain
galaksi terletak di atas bumi, bagaikan membuka sebuah "Pintu Langit"
saja bagi umat manusia.
Akhir dari Peradaban Manusia
Zona Photon adalah daerah yang terdiri dari partikel cahaya
photon. Cahaya photon adalah akibat dari tabraka anti elektron dengan
elektron.Tabrakan itu menyebabkan kedua partikel itu saling
menghancurkan yang kemudian menimbulkan energi photon atau partikel
cahaya. Kelak kemudian hari photon akan menjadi sumber energi utama
untuk memenuhi kebutuhan energi, selain energi nuklir tentunya.
Sebenarnya ada suatu rahasia alam semesta yang selama ini mungkin belum diketahui oleh banyak orang.
Seperti yang kita ketahui, bahwa setiap sistem galaksi dan tata surya
tentu mempunyai suatu pusat, misalnya Galaksi Bima Sakti kita (The Milky
Ways) yang berpusat pada matahari. Tapi tahukah, bahwa selain berotasi
mengelilingi matahari, konon Bumi juga mengintari suatu matahari pusat
alam semesta (Central Sun) yang berada pada gugus bintang Pleiades.
Semua bintang dan planet di alam semesta, tak terkecuali matahari juga
berputar mengitari Central Sun, para Astronom menamai Central Sun ini
ALCIONE.
Galaksi kita (The Milky Ways) berikut planet-planetnya termasuk bumi
memerlukan waktu 25.860 tahun untuk mengitari ALCIONE itu, maka tiap
12.500 tahun tata surya kita bertabrakan dengan Zona Photon. Untuk
melintasi Zona Photon dibutuhkan 1000-2000 tahun. Sejak 1961 tata surya
kita sudah mulai memasuki Zona Photon dan akan berada di pusatnya pada
tahun 2011-2012. Masuknya tata surya kita ke dalam Zona Photon akan
memberikan dampak peningkatan frekwensi getaran bumi dan peningkatan
kesadaran manusia, yang selanjutnya memicu perubahan besar dalam
kehidupan di planet bumi.
Lalu apakah yang akan terjadi pada Bumi di saat masa-masa transisi tersebut?
Di tepi Zona Photon terdapat suatu dinding pembatas yang disebut Zona
Nil. Di Zona Nil tersebut terjadi kompresi energi yang sangat dahsyat,
dimana medan magnetik sangat padat sehingga segala sesuatu yang
melintasi zona tersebut pasti mengalami perubahan. Berarti juga medan
magnetik bumi dan matahari akan berubah mengalami jenis magnetik yang
baru, yakni Magnetik Interdimensional yang mengakibatkan
perubahan drastis pada medan elektrik magnetis dan gravitasional bumi.
dapat dibayangkan pengaruhnya pada semua alat listrik yang kita kenali
sekarang, semua tak akan berfungsi, mobil dan pesawat tak dapat
distarter, pendingin ruangan akan mati total, lampu-lampu listrik tak
lagi menyala. Selain itu dampak peningkatan frekwensi getaran alam
akibat energi photon akan meningkatkan aktivitas gelombang laut, gunung
berapi, gempa bumi, perubahan cuaca/iklim, pemanasan global dan
terciptanya lobang-lobang ozon. Diperkirakan penghuni bumi mengalami
suatu kehidupan dan kegelapan yang tak bisa dipahami di antara akhir
Zona Photon nanti (2011-2012).
Hari 1-2 : Matahari tidak bersinar dan bumi menjadi gelap gulita dan dingin yang dahsyat.
Hari 3-4 : Tampak cahaya temaram, bagai fajar,bintang-bintang mulai muncul di langit.
Hari 5-6 : Menghadapi hari yang bercahaya benderang selama 24 jam
terus-menerus. Seluruh makhlik bangkit dengan semangat baru, menerima
energi baru, kemampuan supranatural, muncul suatu era Zaman baru.
Zona Photon dikenal juga dengan sebutan "Nebula Emas" dimana manusia
akan menikmati zaman keemasan. Manusia-manusia yang dapat tetap hidup
dan lolos dari tahap akhir nanti akan memiliki tingkat kesadaran yang
super. Mungkin inilah saatnya yang dinyatakan dalam Al-Qur'an maupun
Bible bahwa manusia akan berubah dalam sekejap mata. kemampuan spiritual
seperti telekenensis, clairvoyance, clairaudience dan
kemampuan-kemampuan spiritual yang hanya dimiliki orang-orang tertentu
akan menjadi milik setiap orang, penghuni bumi akan menjadi manusia
super. Kehidupan di zaman baru akan memberikan kekuasaan manusia
berkesempatan dan berkemampuan untuk meremajakan diri dan jasmaninya dan
hidup tanpa batas.



09.34
LULUT ARA'S *BLOG
0 komentar:
Posting Komentar